TCP IP Archive

Pengertian UDP Dan Fungsi Protokol UDP

Protokol UDP  atau kepanjangan dari User Data gram Protocol.  Protokol UDP berjalan di atas jaringan IP. Dalam UDP, pesan akan dikirim dalam bentuk Datagram. Berbeda dengan TCP yang dikenal dengan 3 way handshaking (3 jalur jabat tangan),  pada UDP tidak ada handshaking (tidak ada hubungan) yang  berlangsung antara dua proses  sebelum mentransfer data apapun pada sistem akhir.

Dalam jaringan komputer, Fungsi UDP memberikan pelanggan sebuah transfer data yang tidak dapat diandalkan di mana ketika proses mengirim  pesan dalam bentuk datagram, dan protokol UDP tidak memberikan jaminan penyampaian pesan tertentu / datagram ke soket (end node) pada sistem penerima. kemungkinan data Gram tiba dengan rusak di ujung penerima dan dengan demikian penerima pada end sistem dapat menerima data yang rusak dan bisa saja penerima ujung dapat menerima paket nomor 3 sebelum paket nomor 2 dan ada kemungkinan juga menerima datagram dua kali.

Pengertian Protokol UDP adalah sebuah protokol stateless (tanpa tempat) oleh karena itu, server dalam hal ini dimanfaatkan dalam penanganan beberapa klien pada suatu waktu. Jadi broadcast dan multicast  tersedia dengan UDP. Protokol UDP menyediakan tanpa flow control (kontrol aliran) dan congestion control (kontrol kemacetan), hal ini berarti bahwa  ledakan arus secepat yang diinginkan namun situasi ini harus ditanganani oleh program aplikasi.

protokol udp

UDP Cheksum

Struktur Data Gram Protokol UDP

delapan (8) byte datagram Pertama berisi informasi header dan byte tersisa berisi data pesan.  datagram header UDP terdiri dari empat (4) bidang dengan masing-masing memiliki ukuran yang sama dengan dua byte:

  1. Nomor port sumber
  2. Nomor port tujuan
  3. ukuran Datagram
  4. Checksum

Sumber Port:

Ukuran 16 bit dari 0 sampai 15. Nomor port ini menunjukkan pengirim. Dihapus ke nol jika tidak digunakan.

Nomor Port tujuan:

Ukuran ini juga 16 bit. Nomor port ini bercerita tentang port ke paket tujuan.

Panjang:

Ukuran dari bidang ini adalah 16 bit. Bidang ini menunjukkan panjang dalam bytes UDP header dan encapsulated data. Nilai minimum untuk bidang ini adalah 8. Batas praktis untuk panjang data yang dipaksakan oleh IPv4 protokol yang digunakan adalah 65,507 byte (65.535 − 8 byte UDP header − 20 byte header IP)

Checksum:

Protokol UDP memverifikasi integritas melalui aplikasi checksum. Multicast digunakan untuk pengecekan error header dan data. Jika checksum dihilangkan di dalam IPv4, bidang menggunakan nilai Zero semua

Perbedaan Protokol UDP Dan TCP

Perbedaan protokol UDP dan TCP, jika pada TCP adalah sebuah konesksi berorientasi protokol yang dapat diandalkan dan menawarkan transfer data ke komputer lain terbebas dari kesalahan, digunakan bersama dengan Internet Protocol (IP) untuk mentransfer data dalam bentuk paket antara  komputer melalui  Internet, Receive Window, field  yang digunakan oleh penerima untuk memberitahukan pengirim seberapa banyak ruang tersedia dalam buffer penerima. Sebaliknya  protokol UDP adalah sebuah connectionless yang tidak memiliki keandalan, windowing,dan tidak adanya fungsi jika data diterima dengan benar. UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP. Namun  bedanya terletak pada transport protocol yang digunakan, yaitu protokol UDP. Suatu aplikasi dapat membuka nomor port yang sama pada satu host, tetapi satu menggunakan TCP dan yang satu lagi menggunakan UDP—hal ini tidak biasa, namun diizinkann. Jika suatu layanan mendukung TCP dan UDP, ia menggunakan value yang sama untuk nomor port UDP dan TCP

Perbedaan lain TCP dan UDP, yaitu  sequence Number Field (Urutan nomor Bidang 32-bit sequence number dan 32-bit acknowledgment number field) digunakan oleh TCP dalam pengirim dan penerima dalam menerapkan layanan transfer data yang dapat diandalkan, sebaliknya UDP mempunyai keuntungan dengan tidak menggunakan field sequence dan acknowledgement. Kekuraungan TCP dibanding UDP yaitu TCP menggunakan byte tambahan yang lebih banyak dibanding UDP sehingga boleh dikatakan Kelebihan yang dimiliki  UDP yang paling jelas dari TCP adalah byte tambahan yang lebih sedikit. Di samping itu, protokol UDP tidak perlu menunggu penerimaan atau menyimpan data dalam memory sampai data tersebut diterima. Ini artinya, aplikasi UDP tidak diperlambat oleh proses penerimaan dan memory dapat dibebaskan lebih cepat.

Persamaan Protokol UDP Dan TCP

Persamaan Protokol TCP dan UDP,  keduanya menyediakan fungsi yang sama dengan TCP, misalnya  multiplexing dan transfer data, tetapi ia melakukannya dengan byte tambahan yang lebih sedikit dalam header UDP. UDP melakukan multiplexing UDP menggunakan cara yang sama seperti TCP

Protokol  UDP sering digunakan untuk streaming aplikasi multimedia tanpa toleransi dan tingkat sensitifitas. Domain Name System (DNS) Simple Network Management Protocol (SNMP), Routing Information Protocol (RIP) dan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP). Juga Menggunakan protokol UDP.

Be the first to comment

Apa itu TCP?

Singkatan TCP adalah Transmission Control Protocol dan IP –  Internet Protocol  adalah dua protokol jaringan yang berbeda tapi mereka sering digunakan secara bersamaan, TCP/IP telah menjadi terminologi standar yang merujuk pada salah satu atau kedua protokol tersebut. IP berada dilapisan jaringan (Layer 3) pada model OSI, sedangkan TCP-Transmission Control Protocol berada pada layer Transport (Lapisan ke 4) pada referensi Model OSI Layer. Gambar berikut ini menunjukkan model referensi Layer TCP /IP dan referensi model OSI.

layer-tcp

layer-tcp

Model Layer TCP/IP tidak memiliki session dan presentation layer. Oleh karena itu tidak perlu untuk diamati, jadi mereka dikecualikan. Ingat bahwa TCP hanya berjalan pada mesin akhir dan oleh karena itu mereka tidak ada pada router atau dalam jaringan internal

Fungsi TCP

Koneksi  Transmission Control Protocol menawarkan fungsi layanan sebagai berikut

1. Full Duplex Data Transfer:

yaitu level aplikasi data dapat ditransmisikan pada kedua-duanya antara dua host.  Misalnya  jika koneksi TCP yang ada antara proses adi satu endsystem/mesin dan proses b endsystem lain, kemudian level aplikasi data dapat mengalir dari a ke b pada saat bersamaan

2.  Point To Point Connection (sambungan titik ke titik)

Koneksi Transmission Control Protocol selalu point-to-point, yaitu, antara satu pengirim dan satu  penerima. Transmisi data dari satu pengirim ke beberapa penerima sekaligus tidaklah mungkin jika koneksi  TCP diadopsi oleh perangkat.

3. Error Control: (Mengontrol Kesalahan)

Transmission Control Protocol menawarkan transfer data ke komputer lain terbebas dari kesalahan. Untuk routingyang efisien, data dibagi menjadi paket-paket dan masing-masing diteruskan ke lapisaninternet. Di tempat tujuan, proses TCP-penerima menyusun kembali pesan yang diterimake aliran output.

4. Flow Control  (Kontrol Aliran)

Transmission Control Protocol juga menangani flow control untuk memastikan pengirim cepat  tidak  mengirimkan data pada tingkat yang lebih tinggi dari tingkat penerimaan receiver.

5. Three Way Handshake

Klien pertama mengirimkan segmen TCP-khusus; server menanggapi dengan segmen TCP-khusus kedua; dan akhirnya klien menanggapi lagi dengan segmen khusus ketiga. Dua yang pertama tidak mengandung segmen application-layer data (lapisan aplikasi data ) ketiga segmen tersebut dapat membawa beberapa aplikasi data. Karena tiga segmen yang dikirim antara dua host, prosedur pembentukan koneksi ini sering disebut Three Way Handshake (Jabat tangan 3 jalur) . Setelah koneksi TCP terbentuk, kedua proses aplikasi dapat mengirim data satu sama lain.

Struktur Segmen TCPTransmission Control Protocol

  • Struktur Segmen-TCP

    Struktur Segmen-TCP

    Unit transmisi di TCP disebut diagram Segment.  di bawah ini menunjukkan struktur-struktur segmen 32 bit.

  • TCP-Header Length  Bidang ini menunjukkan panjang header.
  • URG (urgent): Bit ini diaset ke 1 jika ada informasi yang  penting dalam pengiriman.
  • The sequence Number Field (Urutan nomor Bidang32-bit sequence number and the 32-bit acknowledgment number field digunakan oleh TCP-pengirim dan penerima dalam menerapkan layanan transfer data yang dapat diandalkan.
  • The Flag Field: Bidang ini berisi 6 bit. ACK  bit digunakan untuk menunjukkan nilai yang dilakukan acknowledgment field tidak invalid. RST, SYN dan FIN bit yang digunakan untuk setup koneksi dan penghentian masing-masing.
  • Source and Destination port numbers ( Sumber dan tujuan nomor port), digunakan untuk tujuan multiplexing/demultiplexing data dari dan ke atas application layer
  • Receive Window, field  yang digunakan oleh penerima untuk memberitahukan pengirim seberapa banyak ruang tersedia dalam buffer penerima.
  • Checksum memberikan nilai pemeriksaan kesalahan untuk menunjukkan untuk menjamin keamanan dan integritas dari segmen.
Segmen Maksimum TCP

Segmen maksimum adalah blok terbesar data yang dikirim Transmission Control Protocol ke ujung lainnya. Setiap ujung dapat mengumumkan MSS selama pembentukan koneksi. Default adalah 576 byte, termasuk 20 byte untuk IP header dan 20 byte untuk TCP-header. Ethernet menunjukkan MSS 1460 byte sedangkan IEEE 802.3 menunjukkan 1452

Pengertian TCP -Transmission Control Protocol adalah sebuah konesksi berorientasi protokol yang dapat diandalkan, digunakan bersama dengan Internet Protocol (IP) untuk mentransfer data dalam bentuk paket di jaringan komputer melalui  Internet. IP (Internet Protocol) menguruspenanganan pengiriman sebenarnya ari Data sementara TCP menangani / melacak paket.

Be the first to comment

Konfigurasi DHCP & Pengertian DHCP

konfigurasi dhcp

konfigurasi dhcp

Konfigurasi DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server biasanya ditemukan pada firmware router broadband. Bagian DHCP adalah di mana Anda dapat mengkonfigurasi router yang terintegrasi di Server DHCP untuk menetapkan IP Address ke komputer dan perangkat lain pada jaringan area lokal (LAN). DHCP lain termasuk pengaktifan DHCP Server dan Tambah atau Edit Reservasi DHCP.

DHCP  adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang diaplikasikan untuk mempermudah pengalokasian IP Address pada suatu  jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP diharuskan secara manual memberikan IP address kepada semua komputer. Jika DHCP terpasang pada jaringan lokal, maka semua komputer menyambung  ke jaringan akan memperoleh  IP Adress secara otomatis dari DHCP server. Selain IP Address, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, misalnya default gateway dan DNS server.

Konfigurasi DHCP / Setting DHCP Pada beberapa Operating Sistem

Berikut ini merupakan langkah – langkah penginstallan dan Konfigurasi DHCP Server. Ikuti cara setting konfigurasi DHCP pada koneksi  Ethernet dan koneksi wireless (jika tersedia), mungkin dibutuhkan restart pada komputer untuk mendapatkan efek dari perubahan setting DHCP.

Setting  Konfigurasi DHCP Windows XP

  • Dari  Start menu, buka Control Panel.
  • Double-klik ikon Network Connections
  • Klik kanan ikon Local Area Connection dan pilih Properties.
  • Pilih Internet Protocol (TCP/IP) dan klik  tombol Properties
  • Pilih  Obtain IP address automatically.
  • pilih Obtain DNS server address automatically.
  • Klik  OK.  Untuk keluar dari control panel

Setting  Konfigurasi DHCP Windows  7

  • Klik Start, Control Panel
  • Pada icon Network dan Internet, klik view network status dan task
  • Selanjutnya Jendela Network dan sharing Center terbuka, klik change adaptor setting
  • klik Start, Control Panel
  • Pada icon Network dan Internet, klik view network status dan task
  • Selanjutnya Jendela Network dan sharing Center terbuka, klik change adaptor setting
  • Klik kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties
  • Double-Klik Internet Protocol (TCP IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area Connection, sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP IP) Protocol
  • Klik tombol  Properties
  • pilih Obtain IP address automatically.
  • Pilih Obtain DNS server address automatically.
  • Klik tombol Advanced di bagian kanan bawah
  • Pilih DHCP enabled dan
  • Klik  OK.  Untuk keluar dari control panel

Setting  Konfigurasi DHCP Mac OS 10.3 (wired)

  • Masuk ke System Preferences>Network.
  • Dari Show, klik  Built-in Ethernet.
  • Klik pada tab TCP/IP
  • Dari  Configure, pilih  Using DHCP.
  • Hapus Domain Name Servers.
  • Klik Apply Now.

Setting  Konfigurasi DHCP Mac OS 10.3 (wireless)

  • Masuk ke System Preferences>Network.
  • Dari Show, klik  Airport.
  • Klik pada tab TCP/IP
  •  dari Configure, pilih Using DHCP.
  • hapus Domain Name Servers.
  • Klik Apply Now.

Setting  Konfigurasi DHCP Mac OS 10.2 (wired)

  • Masuk ke System Preferences>Network.
  • Klik pada tab TCP/IP.  pada TCP/IP panel, ubah konfigurasi manual menggunakan DHCP.
  • Hapus semua Domain Name Servers yang tertera pada kotak Domain Name Servers.
  • Klik Apply Now.

Setting  Konfigurasi DHCP Mac OS 10.2 (wireless)

  • Masuk ke System Preferences>Network.
  • Dari Show, klik  Airport.
  • Klik pada tab TCP/IP
  • ubah konfigurasi manual menggunakan DHCP.
  • Hapus semua Domain Name Servers yang tertera pada kotak Domain Name Servers.
  • Klik Apply Now.

Cara Kerja DHCP

Server adalah merupakan sebuah layanan yang dapat memberikan IP Address dan informasi TCP IP lainnya kepada semua Client yang memintanya. DHCP server umumnya memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada Client

Dynamic Host Configuration Protocol mempergunakan arsitektur server /client, maka teradapat dua pihak yang berperan, yaitu  DHCP Server dan DHCP Client.

  • DHCP server adalah sebuah mesin yang memberikan layanan dengan “menyewakan” IP Address dan informasi TCP IP lainnya pada semua Client yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux terdapat  layanan seperti ini.
  • DHCP client merupakan mesin Client yang menjalankan program Client DHCP yang memungkinkannya  untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi Client jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) mempunyai perangkat lunak seperti ini.

DHCP server pada umumnya memiliki pendistribusian  alamat yang diizinkan kepada Client, yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap Client kemudian dapat menyewa IP Address dari DHCP Pool ini untuk waktu yang ditetapkan oleh DHCP, biasanya hingga berhari-hari. Manakala waktu penyewaan IP Address tersebut habis masa berlaknya, Client akan meminta kembali pada server untuk mendapatkan IP Address yang baru atau memperpanjangnya kembali.

DHCP Client berusaha mendapatkan “penyewaan” IP Address pada DHCP server dengan prosedur berikut:

  1. DISCOVER: DHCP client akan menyebarkan permintaan secara broadcast untuk mencari DHCP Server yang aktif.
  2. OFFER: Setelah DHCP Server mendengar broadcast dari DHCP Client, DHCP server kemudian menanggapinya dengan tawaran sebuah alamat kepada DHCP client.
  3. REQUEST: Client merequest DCHP server untuk menyewakan IP Address dari salah satu alamat yang tersedia pada DHCP Pool pada DHCP Server yang bersangkutan.
  4. PACK: DHCP server akan menanggapi permintaan dari Client dengan mengirimkan paket pemberitahuan. Kemudian, DHCP Server akan menetapkan sebuah alamat (dan konfigurasi TCP IP lainnya) kepada Client, dan memperbarui basis data database miliknya. Client selanjutnya akan memulai proses binding dengan tumpukan protokol TCP IP dan karena telah memiliki alamat IP, Client pun dapat memulai komunikasi jaringan.

Konsep DHCP yaitu melayani permintaan dari pada Clientnya, meminta IP untuk disebarkan ke client secara otomatis. >DHCP ini didesain untuk melayani Proses DHCP:

1. Indentifikasi DHCP Server
2. Meminta IP
3. Menerima IP
4. Memutuskan Untuk Menggunakan IP tersebut…

DHCP menggunakan konsep DHCP relay agent menyambung secara terus menerus, DHCP relay agent adalah sebuah host yang melanjutkan paket DHCP antara Client dan server. Relay agent digunakan untuk melanjutkan permintaan dan balasan antara client dan server yang mereka tidak dalam physical subnet yang sama.

Demikianlah cara kerja DHCP, Setting dan Konfigurasi DHCP

1 Comment. Join the Conversation

Latar Belakang Sejarah TCP IP

Sejarah TCP IP Dan Perkembangannya dan Pembagian Alamat TCP IP

Sejarah TCP IP Dan Perkembangannya dan Pembagian Alamat TCP IP

Sejarah TCP IP adalah merupakan rangkaian sejarah jaringan komputer dan internet dari, TCP dan IP dikembangkan oleh Departemen Pertahanan (DoD) Amerika pada tahun 1969. proyek penelitian untuk menghubungkan jaringan yang berbeda nomor didesain oleh vendor yang berbeda ke dalam sebuah jaringan pada jaringan (“Internet“). Pada awalnya sukses karena kemampuan menyampaikan beberapa layanan dasar bahwa setiap orang membutuhkan (file transfer, electronic mail, remote logon) di sebagian  besar klien dan sistem server.Beberapa komputer dalam sebuah departemen kecil dapat menggunakan TCP IP (secara bersamaan dengan protokol lain) pada LAN tunggal. Komponen IP menyediakan routing dari departemen ke jaringan perusahaan, kemudian ke jaringan regional, dan akhirnya ke internet global.

Sejarah TCP IP meyebutkan karena alasan medan perang, jaringan komunikasi akan mengalami kerusakan, sehingga dirancang DoD TCP IP untuk menjadi kuat dan secara otomatis pulih dari setiap node atau saluran telepon kegagalan. Desain ini memungkinkan pembangunan jaringan yang sangat besar dengan manajemen kurang penting. Namun, karena pemulihan otomatis, masalah jaringan bisa pergi terdiagnosis dan tidak dikoreksi untuk jangka waktu yang lama.

Pada sejarah TCP IP menyebutkan bahwa Oleh DoD TCP IP dirancang kebal untuk mengantispasi serangan musuh di medan perang. Atau ketikan mengalami kerusakan akan secara otommotais pulih pada setiap kegagalan node atau saluran telepon. desain ini memungkinkan pembangunan jaringan yang sangat besar dengan  hanya sedikit pengelolan terpusat. Namun kemampuan pemulihan secara otomatis. permasalahan jaringan tidak memerlukan pemeriksaan dan pembetulan dalam jangka waktu yang cukup lama

Sama dengan semua protokol komunikasi lainnya, TCP IP terdiri dari lapisan atau diistilahkan TCP IP Layer:

  • IP – bertanggung jawab untuk memindahkan paket data dari satu node ke node. IP meneruskan setiap paket berdasarkan pada empat byte ke alamat tujuan (nomor IP). Otoritas Internet menetapkan rentang angka untuk organisasi yang berbeda. Organisasi menetapkan kelompok jumlah mereka ke departemen. IP beroperasi pada mesin gateway yang memindahkan data dari Departemen ke organisasi, ke daerah-daerah  dan kemudian ke seluruh dunia.
  • TCP – bertanggung jawab melakukan verifikasi  pengiriman data yang benar dari klien ke server. Data dapat hilang di tengah jaringan. TCP menambahkan dukungan untuk mendeteksi error atau data yang hilang dan memicu transmisi ulang sampai data diterima dengan benar dan lengkap.
  • Socket - adalah nama yang diberikan kepada paket subrutin yang menyediakan akses ke TCP IP pada kebanyakan sistem.

Jaringan Dari Peserta Lelang Terendah

Angkatan Darat mengeluarkan tawaran lelang  pada komputer dan DEC memenangkan tawaran. Angkatan Udara mengeluarkan tawaran lelang , IBM menang lelang. Tawaran Angkatan Laut dimenangkan oleh Unisys. Kemudian Presiden memutuskan untuk menginvasi Grenada dan angkatan bersenjata menemukan bahwa komputer mereka tidak bisa berkomunikasi  satu sama lain. Departemen Pertahanan (DOD)  harus membangun “jaringan”  keluar dari masing-masing sistem. Oleh ketentuan regulasi/ hukum, bahwa lelang dimenangkan pada peserta penawar terendah.

Internet Protocol dikembangkan untuk menciptakan Jaringan diatas Jaringan (“Internet”). Mesin individual yang pertama terhubung ke LAN (Ethernet atau Token Ring). Andil TCP IP dengan  (Novell file server, Windows for Workgroups peer sistem). adalah satu perangkat yang  menyediakan koneksi TCP IP menghubungkan antara LAN dan seluruh dunia.

Untuk memastikan bahwa semua jenis sistem dari semua vendor dapat berkomunikasi, TCP IP adalah standar mutlak pada LAN Untuk memastikan bahwa semua jenis sistem dari semua vendor dapat berkomunikasi, TCP IP benar-benar terstandar pada LAN. Namun jaringan, jaringan lebih besar berdasarkan jarak dan saluran telepon lebih tidak stabil. Di AS, banyak perusahaan besar ingin menggunakan kembali jaringan internal besar berdasarkan IBM SNA. Di Eropa, perusahaan telepon nasional secara tradisional distandarisasi pada X.25. Namun, ledakan tiba-tiba mikroprosesor kecepatan tinggi, serat optik dan sistem telepon digital telah menciptakan ledakan pilihan baru: ISDN, frame relay, FDDI, Asynchronous Transfer Mode (ATM). Teknologi baru muncul dan menjadikannya usang dalam beberapa tahun. TV kabel dan perusahaan-perusahaan telepon bersaing untuk membangun National Information Superhighway, tidak ada satu standarpun dapat mengatur komunikasi seluruh kota, nasional, atau di seluruh dunia.

Desain asli dari TCP IP sebagai Jaringan diatas Jaringan sangat cocok pada saat ketidak pastian teknologi. Data TCP IP dapat dikirim melalui LAN, atau dapat dilakukan dalam suatu jaringan internal perusahaan SNA, atau mendapat Dukung-dukungan pada layanan TV kabel. Selain itu, mesin yang terhubung ke salah satu jaringan ini dapat berkomunikasi dengan jaringan lain melalui gateway yang disediakan oleh vendor jaringan.

Sejarah TCP IP: Pembagian  Alamat TCP IP

Setiap teknologi memiliki konvensi sendiri untuk mengirimkan pesan antara dua mesin dalam jaringan yang sama. Pada LAN, pesan yang dikirim antara mesin dengan memasok enam byte pengenal yang unik (Alamat MAC). Dalam sebuah jaringan SNA, setiap mesin memiliki Unit logis dengan alamat jaringan mereka sendiri. DECnet, Appletalk, dan Novell IPX semua memiliki skema untuk menetapkan nomor pada setiap jaringan lokal dan untuk setiap workstation yang terpasang ke jaringan.

Pembagian alamat TCP IP di atas ini alamat lokal atau vendor jaringan tertentu, pembagian alamat TCP IP dengan memberikan nomor unik untuk setiap workstation di dunia. “nomor IP”  Ini adalah empat byte nilai yang, dikonvensi, dinyatakan dengan mengubah setiap byte ke dalam angka desimal (0 sampai 255) dan pemisahan setiap bytes dengan periode. Sebagai contoh, Lube PC dan server Tune 130.132.59.234.

Sebuah organisasi dimulai dengan mengirimkan electronic mail ke Hostmaster@INTERNIC.NET meminta penetapan nomor jaringan. Hal ini masih mungkin bagi hampir semua orang untuk mendapatkan penetapan nomor  kecil jaringan “Kelas C” di mana tiga byte pertama mengidentifikasi jaringan dan byte terakhir mengidentifikasi komputer individu. Penulis mengikuti prosedur ini dan diberi nomor 192.35.91 .* untuk jaringan komputer di rumahnya. Organisasi yang lebih besar bisa mendapatkan “Class B” jaringan di mana dua byte pertama mengidentifikasi jaringan dan dua byte terakhir mengidentifikasi masing-masing hingga 64 ribu workstation individu.  jaringan di kota Yale, AS Kelas B 130,132, jadi semua komputer dengan alamat IP 130,132 .*.* adalah dihubungkan melalui Kota Yale.

Organisasi kemudian menghubungkan ke Internet melalui salah satu dari selusin penyedia regional atau jaringan khusus. Vendor jaringan diberi nomor pelanggan dan menambahkan  jaringan ke konfigurasi routing dalam mesin sendiri dan umumnya ke penyedia jaringan utama lainnya.

Tidak ada rumus matematika yang dapat menerjemahkan nomor 192.35.91 atau 130,132 menjadi “Yale University” atau “New Haven, CT.” Mesin yang mengatur jaringan regional yang besar atau routers Internet pusat yang dikelola oleh National. Dari sejarah TCP IP sampai saaat ini, tidak ada satupun mesin yang bisa menerjemahkan  Pembagian alamat TCP IP. Demikian Sejarah TCP IP

Be the first to comment

TCP IP : MODEL Layer TCP IP Dan Layer OSI

Posted 22/10/2011 By admin

MODEL Layer TCP IP

MODEL Layer TCP IP Dan Layer OSI

MODEL Layer TCP IP Dan Layer OSI

TCP IP adalah dua protokol yang digunakan pada standar di dunia Internet. Mari kita lihat pada model TC IP dan layer TC IP dari stack protokol TCP IP 

Sebuah protokol adalah seperangkat aturan yang diikuti untuk berkomunikasi pada jaringan komputer. Standarisasi Protokol  koneksi dan komunikasi antara komputer. Transfer data antara komputer, bersama dengan sintaks dan semantik, komunikasi diatur oleh ketentuan protokol.  TCP IP  adalah seperangkat protokol jaringan yang digunakan pada pengaturan Internet.

Layer TCP IP Dan Layer OSI

Layer TCP IP dikembangkan pada garis model Layer OSI,  juga disebut sebagai protokol DoD atau Arpanet, pada awal perkembangan didanai oleh Advanced Research Project  Agency (ARPA). ARPA adalah bagian dari  Departemen Pertahanan AS (DoD). model OSI memiliki tujuh lapisan dan pada tahun 1974, referensi model TCP IP  ditarik  dari garis model layer OSI.  Ada banyak kesamaan serta perbedaan antara layer OSI dan model referens layer TCP IP . Tujuh layer OSI /lapisan dari model referensi OSI adalah sebagai berikut:

  • Lapisan fisik  (Physical layer)
  • Lapisan data-link (Data link layer)
  • Lapisan jaringan (Network Layer)
  • Lapisan transpor (Transport Layer)
  • Lapisan sesi (Session Layer)
  • Lapisan presentasi (Presentation Layer)
  • Lapisan aplikasi (Application Layer)

Stack  protokol TCP IP memerlukan pengolahan pusat yang sedikit  dan dapat dengan mudah daipulihkan dari kegagalan dari node atau gangguan telepon. Hal ini disebut stack protokol, seperti biasanya,  Hal ini disebut stack protokol, seperti biasanya, stack disebut perangkat lunak terkait dengan protokol.  TCP merupakan  protoko kontrol transmisi. dan bertanggung jawab untuk transmisi paket data dari klien ke server.  TCP mentransmisikan kembali data jika data hilang atau jika data yang salah diterima di titik akhir.  Data ditransmisikan kembali sampai benar-benar diterima tanpa kesalahan pada server atau titik akhir yang telah meminta data tersebut. IP, yaitu protokol Internet, dioperasikan pada jaringan Gateway dan bertanggung jawab untuk paket transmisi dari satu node ke node. Protokol Internet menggunakan alamat IP untuk transmisi data. Stack protokol Layer TCP IP, biasanya terdiri dari empat lapisan yaitu:

    1. Network Interface Layer, adalah layer antara komputer host dan jaringan. Layer TCP IP ini mengacu pada jaringan fisik dan semua yang berhubungan dengan komponen fisik yang bertanggung jawab untuk transmisi data. Layer TCP IP  ini menggunakan protokol untuk mengirim paket informasi melalui jaringan. Protokol ini tidak sama di mana-mana dan bervariasi dari jaringan ke jaringan. Fungsionalitas Layer TCP IP ini dapat dilihat oleh pengguna internet karena mereka dilakukan oleh sistem operasi dan driver hardware (driver jaringan) memungkinkan koneksi dengan jaringan komputer. Fungsi utama dari lapisan interface jaringan adalah routing dan sinkronisasi data melalui jaringan, memeriksa format data, mengubah sinyal (analog ke digital), Deteksi kesalahan pada data yang ditransmisikan.
    2. Internet Layer Ini Layer TCP IP yang paling penting di antara empat lapisan model TCP IP  yang mengikuti lima protokol yang berbeda yaitu protokol IP, protokol ARP, protokol ICMP, protokol RARP dan protokol IGMP. Protokol ini memungkinkan routing paket data ke komputer lain dan mengelola data yang diterima pada mesin ini. Paket data yang dikirim dari mesin host dalam urutan acak di seluruh jaringan. Protokol IP bertanggung jawab untuk menerima paket data dalam mode memerintahkan di ujung penerima.
    3. Transport Layer.  Layer TCP IP ini adalah lapisan ketiga dari tumpukan atau stack protokol TCP IP. Seperti namanya, Layer TCP IP transpor bertanggung jawab untuk transportasi data. Transmisi dan penerimaan data ditangani oleh lapisan transportasi. Lapisan ini juga adalah fungsi untuk mendeteksi kesalahan pada data yang ditransmisikan. Pada dasarnya, Layer TCP IP transpor berkomunikasi data di antara aplikasi yang berjalan pada komputer. Aplikasi dan sistem operasi yang digunakan yang berbeda pada komputer yang berbeda. Untuk mengidentifikasi aplikasi bersama dengan sistem operasi, lapisan transpor menggunakan sistem penomoran. Angka-angka yang diberikan terkait dengan aplikasi yang digunakan dan disebut nomor port. Lapisan transportasi menggunakan dua protokol yaitu:
      1. TCP (Transmission Control Protocol): sebuah protokol yang berorientasi sambungan.
      2. UDP (User Datagram Protocol): ini adalah protokol connectionless.
    4. Application Layer, Layer TCP IP ini adalah lapisan paling atas dari tumpukan atau stack protokol TCP IP.  Layer TCP IP
      aplikasi berhubungan dengan aplikasi yang sebenarnya berjalan di komputer yang ingin berkomunikasi.  Aplikasi ini melakukan fungsi seperti koneksi jaringan, utilitas internet, layanan koneksi jauh dan berbagai layanan internet lainnya. Aplikasi yang berjalan pada komputer host menyediakan komunikasi antara sistem operasi dan layanan jaringan.

Struktur berlapis memberikan keuntungan dari fungsi pemisah sesuai dengan tujuan yang mereka layani. Hal ini menyederhanakan dan mengatasi masalah dan memungkinkan interoperabilitas hardware dan software yang berhubungan dengan jaringan komunikasi. Demikianlah fungsi masing-masing Layer TCP IP.

Be the first to comment

TCP IP dan Cara Kerjanya

TCP IP, Fungsi dan Cara Kerja Layer TCP IP

TCP  IP anda cari informasinya? disini Anda akan menemukan apa yang Anda cari, dalam artikel ini.  Di sini Anda akan menemukan tabel dari Port TCP IP, lengkap dengan penjelasan fungsi TCP IP

Pernahkah terlintas dipikiran anda bagaimana luas dan kompleksnya komputer web ini dimana Internet dapat menopang dirinya sendiri?  seluruh sistem jaringan dikelola sendiri oleh perangkat didasarkan set protokol TCP (Transmission Control Protocol) dan IP (Internet Protocol). Pada artikel ini akan dijelaskan fungsi dari TCP / IP port. Protokol TCP dan IP bersama-sama membentuk suite Internet Protocol yang membuat internet dapat berfungsi.  Pada artikel ini, saya mencoba untuk menjelaskan peran yang dimainkan atau fungsi TCP / IP port untuk menambah pengetahuan anda mengenai fungsi TCP IP.

Sebelum kita membahas apa dan bagaimana  TCP IP bekerja, mari kita memahami apa arti port dalam jargon komputasi. Sebuah port adalah pembangun program yang dianggap sebagai sambungan atau titik akhir untuk komunikasi yang berhubungan dengan program tertentu.  Dalam hal ini adalah koneksi virtual yang menangani komunikasi terkait ke Internet tertentu atau ke protokol jaringan komputer.  Pada artikel ini, kita membatasi pembahasan port ini untuk TCP IP saja.  Mari kita sekarang memahami apa fungsi TCP  IP port pada internet

Penjelasan Layer TCP / IP Port

Model referensi TCP IP atau suite Internet protocol dikembangkan untuk mengatur komunikasi melalui jaringan komputer raksasa, yaitu Internet. Model ini dibagi menjadi berbagai lapisan operasi atau kadang diistilahkan TCP IP Layer, yang terdiri dari:

  1. TCP IP Layer Aplikasi  / lapisan aplikasi (application layer)
  2. TCP  IP Layer Transport / lapisan transport (transport layer)
  3. TC P IP Layer Internet / lapisan internet (Internet layer) dan
  4. TCP  IP Layer  link / lapisan link (link layer)

Protokol seperti TCP dan IP berkomunikasi pada berbagai tingkat Internet untuk membuat komunikasi antara komputer.  Sementara TCP merupakan transportasi tingkat protokol, IP adalah internet tingkat protokol.

Port  TCP / IP adalah konstruksi perangkat lunak yang dirancang untuk berfungsi sebagai titik akhir untuk komunikasi dan transfer data berbasis protokol TCP / IP. Bagian berikutnya, dijelaskan tugas dari  TCP IP.

Pemberian port yang terpisah untuk setiap layanan yang berbeda dalam jaringan memungkinkan multitasking di Internet. Setiap port memiliki nomor dan layanan tertentu terhubung dengan port tertentu. perlu dipahami  penentuan port  TCP IP ini, menurut angka, saat dikonfigurasi ke server atau router untuk komunikasi Internet. dibawah akan di paparkan daftar port dan fungsinya

Daftar TCP IP dan Fungsi Port TCP IP

Berikut adalah daftar  TCP / IP port. Setiap port komputer didedikasikan secara unik untuk komunikasi protokol tertentu. Port yang tercantum dibawah ini adalah port yang paling umum digunakan saja.

Port TCP IP Layanan terkait Deskripsi Fungsi Layanan
0 Reserved Reserve
1 TCP MUX Didedikasikan untuk  Port TCP Layanan Multiplexing
7 echo echo
21 FTP File Transfer Protocol digunakan berbagi file di Internet
22 SSH Didedikasikan untuk Secure Shell Communication
23 Telnet Telnet digunakan untuk komunikasi jarak jauh berbasis teks antara komputer
25 SMTP Simple Mail Transfer Protocol adalah protokol  komunikasi surat elektronik
38 RAP Rute Access Protocol
41 Grafis Port ini didedikasikan untuk grafis
44 MPM-Flag Didedikasikan untuk Protokol MPM FLAGS
45 MPM Didedikasikan untuk Modul Pengolahan Pesan
49 TACACS Lokal host Protokol (TACACS)
50 Re-Mail-Ck Didedikasikan untuk  Remote Mail Checking Protocol (Memeriksa ProtokoMail)
52 XNS Didedikasikan untuk Sistem Jaringan Xerox
53 Sistem Penamaan Domain Administrasi  Name Domain Server
57 MTP Didedikasikan untuk Mail Transfer Protocol
67 (untuk UDP saja) Bootps Didedikasikan untuk Server Protokol Bootstrap
68 (untuk UDP saja) Bootpc Didedikasikan untuk Klien Protokol Bootstrap
69 TFTP Didedikasikan untuk File Transfer Protocol Trivial
80 HTTP Didedikasikan untuk HTTP ( Hypertext Transfer Protocol ) Komunikasi
93 (hanya TCP) DCP Didedikasikan untuk Device Control Protocol
109 (hanya TCP) POP2 Post Office Protocol 2
110 (hanya TCP) POP3 Post Office Protocol (Ini adalah protokol email)
143 IMAP Internet Message Access Protocol (protokol lain yang terkait email)
153 SGMP Didedikasikan untuk Protokol Pemantauan Gateway Sederhana
161 (hanya TCP) SNMP Didedikasikan untuk Simple Network Management Protocol
179 (hanya TCP) BGP Didedikasikan untuk Border Gateway Protokol
389 LDAP Lightweight Directory Access Protocol
427 SLP Didedikasikan untuk Service Location Protocol
444 SNPP Didedikasikan untuk Protokol Simple Network Pager
631 IPP Internet Printing Protocol

Jika Anda berencana untuk masuk ke sistem administrasi  atau mengembangkan aplikasi untuk platform internet, sangat penting memahami bagaimana komunikasi di Internet, pengelolaan melalui saluran yang dibuat oleh port TCP IP  pada khususnya. Saya berharap artikel ini telah  memberi pemahaman pada TCP IP port, peranan dan fungsi  TCP IP.

1 Comment. Join the Conversation

IP Address Adalah?

ip address adalah-cara cek ip addess-ip addree indonesia

IP Address adalah alamat-alamat unik perangkat elektronik yang digunakan untuk mengidentifikasi dan berkomunikasi dengan satu sama lain pada jaringan komputer.  Alamat ini ditentukan dengan menggunakan standar IP (Internet Protocol) .  Dalam istilah sederhana,  IP address adalah alamat komputer Anda di Internet.  Oleh karena itu, IP address adalah unik untuk setiap perangkat. IP address adalah  ditentukan  dan dikelola oleh IANA (Internet Assigned Numbers Authority).  IANA mengalokasikan blok IP address  untuk setiap dari 4 pendaftar Internet regional (ARIN, RIPE NCC, APNIC dan LACNIC) yang kemudian menetapkan blok yang lebih kecil dari alamat IP ke Internet Service Provider dan perusahaan Versi baru dari IP address adalah akan menjadi 128 bit atau 16 byte yang luas, yang akan memungkinkan magnitudo besar alamat IP menjadi tersedia untuk komputer di Internet

Cara Cek IP address adalah?

Cara Cek IP Addres Ketika online di Internet:

Ada berbagai situs di Internet yang memang dapat mendeteksi IP address dari komputer ketika terhubung ke Internet.  Namun, jika Anda berada di sebuah LAN atau jaringan rumah, maka situs ini mungkin hanya akan mendeteksi alamat jaringan IP router.

Cara Cek IP Addres Ketika menggunakan komputer Macintosh:

Pada Mac, IP address ditemukan pada panel kontrol TCP / IP, sementara di Mac OS X komputer, IP address ditemukan di System Preferences, pada bagian ‘Internet and Network

Cara Cek IP Addres Ketika menggunakan Komputer Windows:

Cara Cek IP Addres Ketika address dari komputer yang dijalankan Windows maka proses ini cukup sederhana:

  • Klik pada tombol menu ‘Start’ pada taskbar Windows.
  • Klik ‘Run’.
  • Dalam kotak teks, ketik ‘cmd’.  Ini akan meluncurkan menu command prompt.
  • Dalam menu ini, ‘ipconfig / all’ type.
  • Anda akan menemukan IP address komputer Anda.
  • Cek IP address pada saat menerima e-mail:

Cara Cek IP Addres Ketika membuka e-mail

Jika  ingin Cek IP Addres Ketika menerima e-mail, Anda dapat menemukannya di header e-mail.  Biasanya, informasi ini dinonaktifkan dari view (view disable)  Jika Anda klik pada ‘Show Header’ saat melihat e-mail di Internet, Anda akan dapat melihat IP address komputer dari mana e-mail dikirim. dibawah ini saya sertakan

Cek IP Address Indonesia

Dibawah ini saya serakan IP addree Indonesia dari tahun ke tahun

Tabel IP Adress Indonesia Table IP addres indonesia

Dari IP
Ke-IP
Jumlah IP
Tgl ditetapkan
Owner
180.178.96.0 180.178.111.255 4096 15/09/2009
111.92.160.0 111.92.175.255 4096 25/06/2009
111.94.0.0 111.95.255.255 131072 24/06/2009
111.68.112.0 111.68.127.255 4096 15/06/2009
123.231.240.0 123.231.255.255 4096 09/06/2009
111.67.64.0 111.67.95.255 8192 01/06/2009
110.232.64.0 110.232.95.255 8192 18/05/2009
116.213.48.0 116.213.63.255 4096 13/05/2009
110.136.0.0 110.139.255.255 262144 20/04/2009
118.91.128.0 118.91.143.255 4096 09/03/2009
110.5.96.0 110.5.111.255 4096 25/02/2009
112.215.0.0 112.215.255.255 65536 19/02/2009
112.78.128.0 112.78.191.255 16384 06/01/2009
113.212.112.0 113.212.127.255 4096 10/12/2008
113.11.128.0 113.11.159.255 8192 24/09/2008
115.178.128.0 115.178.255.255 32768 08/09/2008
115.166.96.0 115.166.127.255 8192 28/08/2008
122.129.96.0 122.129.111.255 4096 11/08/2008
119.11.128.0 119.11.255.255 32768 08/08/2008
115.124.64.0 115.124.95.255 8192 05/08/2008
115.85.64.0 115.85.95.255 8192 28/07/2008
114.199.96.0 114.199.127.255 8192 03/07/2008
114.199.80.0 114.199.95.255 4096 01/07/2008
123.231.224.0 123.231.239.255 4096 24/06/2008
114.120.0.0 114.127.255.255 524288 22/05/2008
114.56.0.0 114.59.255.255 262144 01/05/2008
114.0.0.0 114.15.255.255 1048576 14/04/2008
120.160.0.0 120.191.255.255 2097152 14/04/2008
119.252.160.0 119.252.175.255 4096 12/03/2008
119.235.208.0 119.235.223.255 4096 10/03/2008
119.235.16.0 119.235.31.255 4096 03/03/2008
119.110.112.0 119.110.127.255 4096 14/02/2008
119.110.64.0 119.110.79.255 4096 11/02/2008
119.82.224.0 119.82.239.255 4096 07/02/2008
119.2.64.0 119.2.95.255 8192 26/11/2007
124.6.32.0 124.6.63.255 8192 25/09/2007
222.165.192.0 222.165.255.255 16384 21/09/2007
61.45.224.0 61.45.239.255 4096 20/09/2007
210.79.208.0 210.79.223.255 4096 19/09/2007
118.136.0.0 118.137.255.255 131072 14/09/2007
125.165.0.0 125.165.255.255 65536 24/08/2007
118.96.0.0 118.97.255.255 131072 24/08/2007
118.98.128.0 118.98.255.255 32768 24/08/2007
125.166.0.0 125.167.255.255 131072 24/08/2007
118.98.0.0 118.98.127.255 32768 24/08/2007
118.82.0.0 118.82.31.255 8192 17/08/2007
117.104.192.0 117.104.223.255 8192 25/07/2007
117.103.48.0 117.103.63.255 4096 18/07/2007
117.102.224.0 117.102.255.255 8192 13/07/2007
117.102.64.0 117.102.127.255 16384 11/07/2007
117.54.0.0 117.54.255.255 65536 25/06/2007
117.20.48.0 117.20.63.255 4096 15/06/2007
124.153.0.0 124.153.63.255 16384 12/06/2007
116.90.160.0 116.90.175.255 4096 24/05/2007
116.68.160.0 116.68.175.255 4096 11/05/2007
123.231.128.0 123.231.191.255 16384 15/02/2007
123.231.192.0 123.231.223.255 8192 15/02/2007
125.213.128.0 125.213.159.255 8192 15/01/2007
122.200.0.0 122.200.15.255 4096 07/12/2006
60.253.96.0 60.253.127.255 8192 20/09/2006
220.157.96.0 220.157.111.255 4096 11/09/2006
203.201.160.0 203.201.175.255 4096 06/09/2006
61.8.64.0 61.8.79.255 4096 04/08/2006
210.57.208.0 210.57.223.255 4096 11/07/2006
121.52.0.0 121.52.127.255 32768 15/06/2006
121.50.128.0 121.50.143.255 4096 15/06/2006
203.161.16.0 203.161.31.255 4096 13/04/2006
124.158.128.0 124.158.191.255 16384 12/04/2006
124.195.0.0 124.195.127.255 32768 04/04/2006
202.58.160.0 202.58.175.255 4096 20/02/2006
124.81.0.0 124.81.255.255 65536 27/01/2006
203.78.112.0 203.78.127.255 4096 09/12/2005
210.210.160.0 210.210.191.255 8192 11/10/2005
125.208.128.0 125.208.191.255 16384 11/10/2005
202.169.240.0 202.169.255.255 4096 30/09/2005
203.166.192.0 203.166.207.255 4096 23/09/2005
125.160.0.0 125.163.255.255 262144 02/09/2005
125.164.0.0 125.164.255.255 65536 02/09/2005
203.153.96.0 203.153.111.255 4096 26/08/2005
202.153.16.0 202.153.31.255 4096 22/07/2005
203.142.64.0 203.142.79.255 4096 24/05/2005
202.89.208.0 202.89.223.255 4096 19/04/2005
221.132.192.0 221.132.255.255 16384 16/02/2005
202.93.224.0 202.93.239.255 4096 04/01/2005
202.72.208.0 202.72.223.255 4096 13/08/2004
202.93.128.0 202.93.143.255 4096 09/08/2004
202.62.16.0 202.62.31.255 4096 14/07/2004
202.171.16.0 202.171.31.255 4096 07/05/2004
202.93.16.0 202.93.31.255 4096 06/04/2004
219.83.0.0 219.83.127.255 32768 19/03/2004
202.51.16.0 202.51.31.255 4096 08/03/2004
61.247.0.0 61.247.63.255 16384 19/01/2004
210.210.128.0 210.210.159.255 8192 14/01/2004
202.182.160.0 202.182.191.255 8192 14/01/2004
222.124.0.0 222.124.255.255 65536 07/01/2004
202.133.80.0 202.133.95.255 4096 31/10/2003
202.80.208.0 202.80.223.255 4096 10/10/2003
202.154.176.0 202.154.191.255 4096 03/10/2003
202.65.112.0 202.65.127.255 4096 12/09/2003
202.93.112.0 202.93.127.255 4096 18/08/2003
202.87.176.0 202.87.191.255 4096 21/07/2003
202.80.112.0 202.80.127.255 4096 15/07/2003
202.78.192.0 202.78.207.255 4096 27/06/2003
202.122.160.0 202.122.175.255 4096 12/05/2003
202.3.208.0 202.3.223.255 4096 28/04/2003
202.6.224.0 202.6.239.255 4096 23/04/2003
202.6.208.0 202.6.223.255 4096 23/04/2003
218.33.0.0 218.33.127.255 32768 17/04/2003
203.77.208.0 203.77.223.255 4096 13/03/2003
203.83.32.0 203.83.47.255 4096 22/11/2002
202.53.224.0 202.53.255.255 8192 07/10/2002
202.147.192.0 202.147.207.255 4096 19/09/2002
202.69.96.0 202.69.111.255 4096 18/09/2002
202.123.224.0 202.123.239.255 4096 24/07/2002
202.73.96.0 202.73.127.255 8192 23/07/2002
202.81.48.0 202.81.63.255 4096 22/07/2002
202.169.224.0 202.169.239.255 4096 16/07/2002
202.169.48.0 202.169.63.255 4096 11/07/2002
202.152.192.0 202.152.207.255 4096 27/06/2002
210.23.64.0 210.23.79.255 4096 14/06/2002
202.152.48.0 202.152.63.255 4096 24/05/2002
202.59.192.0 202.59.207.255 4096 10/04/2002
202.77.64.0 202.77.79.255 4096 22/03/2002
202.51.224.0 202.51.239.255 4096 13/03/2002
202.58.208.0 202.58.223.255 4096 05/03/2002
202.43.176.0 202.43.191.255 4096 12/02/2002
202.158.128.0 202.158.143.255 4096 29/01/2002
202.155.128.0 202.155.159.255 8192 24/01/2002
61.94.0.0 61.94.255.255 65536 11/01/2002
202.57.16.0 202.57.31.255 4096 07/01/2002
202.43.160.0 202.43.175.255 4096 10/12/2001
202.65.224.0 202.65.239.255 4096 28/11/2001
202.162.208.0 202.162.223.255 4096 19/11/2001
202.75.16.0 202.75.31.255 4096 14/11/2001
202.162.32.0 202.162.47.255 4096 29/10/2001
202.143.96.0 202.143.111.255 4096 19/10/2001
202.72.192.0 202.72.207.255 4096 10/10/2001
202.58.64.0 202.58.79.255 4096 02/10/2001
202.70.48.0 202.70.63.255 4096 14/09/2001
202.158.96.0 202.158.127.255 8192 07/08/2001
202.46.96.0 202.46.111.255 4096 12/07/2001
202.73.224.0 202.73.239.255 4096 25/06/2001
202.127.96.0 202.127.111.255 4096 20/06/2001
202.75.96.0 202.75.111.255 4096 05/06/2001
202.73.16.0 202.73.31.255 4096 01/06/2001
202.46.144.0 202.46.159.255 4096 24/05/2001
202.55.160.0 202.55.175.255 4096 09/05/2001
202.59.160.0 202.59.175.255 4096 06/02/2001
202.93.32.0 202.93.47.255 4096 02/02/2001
202.152.160.0 202.152.175.255 4096 30/01/2001
202.150.160.0 202.150.175.255 4096 29/01/2001
202.155.96.0 202.155.127.255 8192 16/01/2001
202.136.64.0 202.136.95.255 8192 15/01/2001
202.162.192.0 202.162.207.255 4096 12/01/2001
202.92.192.0 202.92.207.255 4096 19/12/2000
202.152.32.0 202.152.47.255 4096 13/12/2000
202.67.32.0 202.67.47.255 4096 20/11/2000
61.5.0.0 61.5.127.255 32768 02/10/2000
202.169.32.0 202.169.47.255 4096 25/09/2000
202.87.192.0 202.87.207.255 4096 22/09/2000
202.171.0.0 202.171.15.255 4096 11/09/2000
202.47.64.0 202.47.79.255 4096 04/09/2000
202.58.192.0 202.58.207.255 4096 24/08/2000
202.165.32.0 202.165.47.255 4096 18/08/2000
202.81.32.0 202.81.47.255 4096 08/08/2000
203.99.96.0 203.99.127.255 8192 02/08/2000
202.51.96.0 202.51.127.255 8192 11/07/2000
203.128.64.0 203.128.95.255 8192 13/06/2000
202.153.128.0 202.153.159.255 8192 06/06/2000
202.150.128.0 202.150.159.255 8192 17/05/2000
202.153.224.0 202.153.255.255 8192 04/05/2000
202.152.224.0 202.152.255.255 8192 04/05/2000
202.152.128.0 202.152.159.255 8192 04/05/2000
202.150.64.0 202.150.95.255 8192 17/04/2000
202.158.64.0 202.158.95.255 8192 17/04/2000
202.77.96.0 202.77.127.255 8192 03/04/2000
202.149.64.0 202.149.95.255 8192 24/03/2000
202.47.192.0 202.47.223.255 8192 13/03/2000
202.155.64.0 202.155.95.255 8192 08/03/2000
202.173.64.0 202.173.95.255 8192 25/02/2000
202.148.0.0 202.148.31.255 8192 10/02/2000
202.95.128.0 202.95.159.255 8192 02/02/2000
202.146.32.0 202.146.63.255 8192 06/10/1999
202.146.128.0 202.146.159.255 8192 12/08/1999
202.147.224.0 202.147.255.255 8192 25/05/1999
202.46.64.0 202.46.95.255 8192 05/05/1999
202.51.192.0 202.51.223.255 8192 05/05/1999
202.158.32.0 202.158.63.255 8192 22/04/1999
202.149.128.0 202.149.159.255 8192 22/04/1999
202.155.32.0 202.155.63.255 8192 15/03/1999
202.146.224.0 202.146.239.255 4096 29/01/1999
202.152.16.0 202.152.31.255 4096 10/11/1998
203.130.192.0 203.130.223.255 8192 03/09/1998
203.130.224.0 203.130.255.255 8192 07/01/1998
202.158.16.0 202.158.31.255 4096 17/11/1997
202.155.16.0 202.155.31.255 4096 14/10/1997
202.180.0.0 202.180.31.255 8192 01/07/1997
202.138.224.0 202.138.255.255 8192 12/05/1997
203.77.224.0 203.77.255.255 8192 11/04/1997
202.183.0.0 202.183.31.255 8192 26/03/1997
203.123.224.0 203.123.255.255 8192 27/09/1996
202.154.48.0 202.154.63.255 4096 09/06/1996
202.159.64.0 202.159.127.255 16384 12/02/1996
202.159.32.0 202.159.63.255 8192 12/02/1996
202.154.16.0 202.154.31.255 4096 15/12/1995
202.159.16.0 202.159.31.255 4096 04/09/1995
202.154.0.0 202.154.15.255 4096 06/02/1995
202.46.240.0 202.46.255.255 4096 01/11/1994
202.46.0.0 202.46.15.255 4096 25/02/1994
167.205.0.0 167.205.255.255 65536 29/09/1993
152.118.0.0 152.118.255.255 65536 15/08/1991
141.103.0.0 141.103.255.255 65536 10/07/1990

Sekarang, dari komputer anda silahkan cek IP Address dengan memakai panduan cara cek IP address diatas karena Cek IP Address adalah sangat mudah

Be the first to comment

Pengertian IP Address

IP address adalah identifikasi numerik  pada alamat dasar dari sebuah komputer ketika berada pada bagaian jaringan komputer. Dengan pelabelan numerik yang dialokasikan untuk setiap komputer , pengalokasian komputer atau penggguna lebih mudah

IP Address adalah  Alamat Internet Protocol atau disingkat IP.  Pada IP Address ditulis dalam notasi menggunakan angka yang dipisahkan oleh titik. Yang disebut “dotted-desimal” notasi. Contoh IP Address dalam notasi desimal bertitik-adalah 10.0.0.1 dan 192.168.0.1 meskipun jutaan Alamat IP tapi tidak ada yang sama

Ada dua sistem cara penomoran  Alamat IP  ke internet, yang dikenal dengan IP statis dan IP dinamik. Apa perbedaan diantara keduanya?

Pengertian IP Address Static dan IP address Dynamic

IP Address Static adalah penomoran (dalam bentuk quad bertitik) yang diberi tugas oleh Internet service provider (ISP) ke komputer pengguna untuk menjadi alamat permane atau alamat tetap. Hal ini akan menjadi sederhana jika setiap komputer yang terhubung ke internet bisa memiliki nomor IP statis sendiri atau tetap.

Ini akan sederhana jika setiap komputer yang terhubung ke Internet bisa memiliki nomor IP Static sendiri, tetapi ketika Internet pertama kali disusun, para arsitek tidak melihat kebutuhan bahwa jumlah alamat IP terbatas. Akibatnya, tidak cukup nomor IP untuk dibagikan kesetiap pengguna internet. Untuk menyiasati masalah tersebut, penyedia layanan internet yang membatasi jumlah alamat IP statis mereka

pada IP Address dynamic pengalokasian, dan penghematan sisa jumlah alamat IP mereka miliki oleh akan dikelola oleh  Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) dari penampungan  alamat IP. IP yang dibagikan ke user secara tidak tetap  disebut IP Address dynamic. Setelah pengguna terputus dari Internet, IP Address dynamic mereka kembali ke penampungan alamat IP sehingga dapat dipakai oleh penggguna lain. Bahkan jika pengguna menghubungkan segera, kemungkinan besar mereka tidak akan diberi Alamat IP  yang sama dari penampunganny

Mirip dengan nomor telepon, IP Address adalah suatu keharusan untuk menghubungkan pengguna di dunia komputer.  Alamat IP  Static ibaratnya nomor telepon yang dibagikan ke pelanggang tetap dengan nomor yang tidak pernah diubah, sedangkan IP dynamic seperti telpon umum, jika pengguna memutuskan untuk tidak memakai lagi maka pengguna lain akan memakai nomer telepon tersebut. Dengan Sebuah  Alamat IP  memungkinkan pengguna menghubungkan komputer ke internet , dan memungkinkan mereka untuk secara akurat mengirim dan menerima informasi ke pengidentifikasi yang berbeda. Kadang-kadang, hal itu akan sangat penting untuk menetapkan  Alamat IP  baru untuk diri sendiri.  Ada sejumlah cara yang sangat mudah dan sudah akrab untuk mengubah  Alamat IP  yang baru dalam kasus ini ketika disadari mengapa tiba-tiba hubungan internet terputus, mungkin diperlukan penggantian IP Address yang baru.

Cara Merubah Setting IP Address di Internet

Salah satu cara merubah IP Address termudah  untuk mendapatkan IP Address baru di internet adalah adalah mengklik  icon start bagian kiri bawah layar Anda, dan memilih untuk memperbaiknyai.  Komputer  secara otomatis akan me-reset  Alamat IP baru untuk koneksi Anda.  Namun ada 3 jenis Alamat IP yaitu IP lokal, IP static dan IP Dynamic, masing-masing mempunya prosedur yang berbeda untuk mendapatkan Alamat IP yang baru.  Dalam tulisan ini saya akan menjelaskan bagaimana memperbaharui  Alamat IP  melalui perintah command prompt

Merubah Setting IP Address Dynamic Baru

  1. Memperbarui  Alamat IP  adalah mudah, dengan penggunaan perintah Run.  Ikuti cara berikut,  Windows XP serta Windows Vista, windows 7
  2. klik menu Start pada kiri bawah layar Anda.
  3. ip addres cara cek ip address

    ip addres cara cek ip address

    klik Run, dan ketik cmd di kotak.

  4. Pada saat kotak command prompt terbuka  ketik ipconfig / release ke dalam kotak hitam (dalam beberapa versi windows mungkin tdak mengenali perintah ini, jika menemukan hal ini, ganti perintahnya “ winipcfg / rilis” tanpa tada petik
  5. Tekan Enter
  6. Restart komputer kemudian sambungkan ke internet.  Dan  Alamat IP telah berubah

Ingat, perintah ini mungkin tidak berfungsi perintah sebagai internal atau eksternal.  Biasanya, banyak versi dari Microsoft Windows tidak mengenali perintah ini.  Jika ditemukan masalah seprti ini, ketik winipcfg / rilis dengan prosedur yang sama (point 1,2 dan 3).  Tekan Enter.

Cara Merubah Setting IP Address Static pada Lokal Komputer

pada disela-sela kerja ada kesempatan mengutak atik dan ingin mencoba yang mungkin hal baru  mengenai bagaimana cara menggantikan IP address. Disini saya akan menjelaskan cara mengubah IP addres menjadi IP yang statik atau tetap. IP Static adalah IP yang dapat disetting sendiri sehingga alamatnya tetap atau tidak berubah- ubah.

  1.  Click Start, Control Panel
  2. ip addres cara cek ip address

    ip addres cara cek ip address

    Pada icon Network and Internet, klik view network status and task

  3. Selanjutnya Jendela Network and sharing Center terbuka, klik chang adaptor setting
  4. setting ip address dynamic static

    setting ip address static

    CIick-kanan pada icon Local Area Connection, pilih properties

  5. ip addres cara cek ip address

    Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotakdialog Local Area Connection, sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol

  6. ip addres cara cek ip address

    Click use the following IP Address , Masukkan alamat IP. Misal alamat IP computer adalah 192.168.1.1 dan komputer 2 adalah 192.168.1.2 dst, dengan subnet mask 255.255.255.0

  7. Setelah setting TCP/IP ini telah dimasukkan, click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties.
  8. Click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”
  9. Cara cek  Alamat IP , Click Start, Run, sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD, click OK
  10. Di kotak dialog CMD, ketikkan : ipconfig untuk melihat IP anddres anda. 10.
  11. Lakukan test ping koneksi dengan computer sebelah (computer dengan ip address 192.168.1.2, 192.168.1.3, dsb), dengan mengetik pada command prompt: ping 192.168.1.2, jika sudah terhubung maka akan mendapat pesan reply

Cara Cek IP Address

  • Cara Cek IP address adalah Masuk ke command prompt dengan cara klik : start -> pilih run –> lalu ketik “cmd” tanpa tanda petik, lalu ketik ipconfig –all lalu lihat IPnya
  • Double klik pada  icon connection ” terletak di pojok kanan bawah, disamping jam digital computer -> lalu pilih pilih support

Cara Cek IP Address  jika jaringan sudah terkoneksi dengan yang lainnya

  • Cara Cek IP address dengan Ping ke ip computer lain caranya masuk ke command prompt caranya : start -> pilih run –lalu ketik “cmd” tanpa tanda petik lalu ketik ping IP Address komputer lain misalnya : ping 192.168.0.1. jika reply berarti computer telah terhubung ke jaringan dengan IP Address baru.

sekian bahasan IP Address : Pengertian, Merubah Setting dan Cek IP Address

1 Comment. Join the Conversation