Cyber sex (Cybersex) adalah?: Kajian Kehidupan Seksual di Jaringan Komputer

Pengertian Cyber sex adalah ?

keren-150x150 Cyber sex (Cybersex) adalah?: Kajian Kehidupan Seksual di Jaringan Komputer

Author: Ribencia M.Ph (Kajian Kehidupan Sex di jaringan Internet)

Pengertian Cyber sex (Cybersex) atau kadang disebut komputer seks, internet seks, netsex, mudsex, TinySex dan dalam Pengertian sex istilah sehari-harinya adalah virtual seks di mana pertemuan dua orang atau lebih terhubung dari jarak jauh melalui jaringan komputer dan internet dengan saling mengirimkan hasrat seksual secara eksplisit baik melalui pesan teks, audio, dan video.  Cyber sex (Cybersex) memiliki  tatacara  seksual di mana peserta seakan-akan terlibat kegiatan seks dengan saling memberikan fantasi seks sebagai tanggapan dari mitra chatting baik melalui pesan teks, pesan suara, maupun video dengan tujuan saling memberikan rangsangan dan fantasi seksual diantara mereka. Aplikasi (Perangkat Lunak) Networking yang sering dijadikan media penyaluran Cyber sex adalah Aplikasi (Perangkat Lunak) Chatting baik yang mendukung pesan teks, suara, dan video.

Cyber sex adalah terkadang menyangkut kehidupan masturbasi nyata. Kualitas dan intensitas pertemuan Cyber sex (Cybersex) biasanya tergantung pada kemampuan peserta untuk mengeksploitasi kemampuan seksual melalui pesan teks, suara maupun live video  untuk melakukan rangsangan kepada pasangan mainnya. Cyber sex dapat terjadi baik dalam konteks hubungan intim, misalnya antara kekasih yang terpisah secara geografis, atau antara individu-individu yang tidak memiliki pengetahuan sebelumnya dari satu sama lain dan bertemu di ruang virtual atau cyberspac.  Dalam beberapa konteks Cyber sex (Cybersex) semakin maju dan berkembang dengan penggunaan webcam untuk mengirimkan video real-time dari mitra.

Aplikasi (Perangkat Lunak) Cyber Sex

Aplikasi (Perangkat Lunak) yang digunakan untuk memulai Cyber sex tidak selalu secara eksklusif ditujukan untuk subjek sex, dan partisipan dalam setiap chatting di internet kadang perbincangan biasa saja kemudian berlanjut saling ketertarikan satu sama lain hingga salah satunya tiba-tiba mengutarakan hasrat seksualnya dengan mengirimkan pesan ke lawan mainnya atau behkan tiba-tiba menerima pesan dengan variasi pesani teks atau suara misalnya dengan kata “Ingin cyber?”, “Mau cam?”  atau permintaan untuk “C2C” / “C4C” (“cam to cam” dan “cam for cam”)

Aplikasi (Perangkat Lunak) Cyber sex adalah yang paling populer yang digunakan secara luas dan sudah menjadi hal umum ialah Camfrog. Camfrog menyediakan room 18+ dimana peserta yang bergabung bisa memberikan fantasi seksual secara eksplisit, mempertontonkan kegiatan seksual mereka, baik dilakukan sendiri maupun berpasangan. Peserta camfrog ini disebut camfroger.

Aplikasi (Perangkat Lunak) Chatting lain yang sering digunakan untuk penyaluran fantasi seksual di dunia maya ini yang mendukung pesan teks suara dan gambar adalah Yahoo massenger, Skype, MSN Massenger, dll. Ada juga Aplikasi (Perangkat Lunak) Chatting melalui Web salah satu yang sangat terkenal adalah livejasmin.com. Pada Facebook juga mengijinkan penambahan AplikasiWeb Chatting yang mendukung pesan teks, audio dan video real time yang sering digunakan oleh facebooker untuk menyalurkan fantasi seksualnya misalnya: Bandoo Chat, People Roulette, Vchat dan lain-lainnya

Cyber sex (Cybersex) umumnya dilakukan di internet chat room (seperti IRC , Massenger maupun chatting web) dan instant messaging sistem.  Hal ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan Webcam, sistem voice chat seperti Skype, atau game online dan / atau dunia virtual seperti Second Life .  Definisi yang tepat khususnya Cyber sex adalah  kehidupan masturbasi nyata atau tindakan seksual yang dilakukan secara online pada jaringan komputer atau internet. Cyber sex (Cybersex) juga dapat dicapai melalui penggunaan avatar di lingkungan perangkat lunak multiuser. MUDs sering diistilahkan mudsex atau netsex.  Pada TinyMUD variannya adalah MUCKs, TinySex istilah (TS) adalah istilah yang umum digunakan

walaupun berbasis teks, Cyber sex (Cybersex) telah ada selama puluhan tahun, Meningkatnya popularitas Webcam telah meningkatkan jumlah mitra online menggunakan koneksi video dua arah untuk “mengekspos” diri  secara seksual melalui media online.  Ada beberapa situs yang populer, situs webcam komersial yang memungkinkan orang secara terbuka masturbasi di depan kamera sementara yang lain melihat mereka, dan dengan situs itu pula, pasangan juga dapat melakukannya di depan kamera  untuk dinikmati orang lain.

Cyber sex (Cybersex) berbeda dari telepon seks, CS sering digunakan untuk istilah Cyber sex atau CamSexs, sedangkan PS digunakan istilah untuk PhoneSex  A good deal Cybersex terjadi antara pasangan yang baru saja bertemu online. Tidak seperti telepon seks umumnya bersifat komersil dan sering dijumpai di iklan-iklan media eletronik, Cyber sex (Cybersex) di chat room jarang dikomersilkan.  Dalam dunia online seperti Second Life merupakan layanan chating melalui -fokus webcam. Situs chat berbasis web komersil misalnya livejasmin.com dan lain-lain sejenisnya melibatkan pekerja seks untuk terlibat dalam Cyber sex (Cybersex)dengan tujuan komersil.

Dampak Cyber sex (Cybersex)

Dampak Cyber sex yang sering diperdebatan mengenai yakni apakah Cybersex adalah bentuk perselingkuhan? Menurut pendapat pribadi saya ini adalah suatu perselingkuhan virtual   Meskipun tidak melibatkan kontak fisik, kritikus mengklaim bahwa emosi yang kuat yang terlibat dapat menyebabkan stres perkawinan, terutama ketika Cybersex ujung-ujungnya adalah  sebuah percintaan yang dilakukan pada jaringan komputer dengan melibatkan emosi dan fantasi seksual untuk saling memberi kepuasan terhadap hasrat seksual satu sama lainnya .  Dalam beberapa kasus yang diketahui perselingkuahan virtual ini menjadi alasan perceraian meskipun data akurat belum bisa dipaparkan dengan angka-angka nominal. Beberapa Terapis hanya memberi laporan bahwa jumlah pasien kecanduan aktivitas ini meningkat secara signifikan, pada dua macam type kecanduan; kecanduan internet dan kecanduan seksual. Prilaku kecanduan ini biasa juga disebut sebagai prilaku adiktif

Masalah dampak Cyber sex memerlukan penelitian dari beberapa kajian ilmu antropologi, sosiologi, psycologi, gynecology dan kriminiolgy, kajian budaya dan Agama.

Keuntungan Cyberseks (Cyber seks)

Terlepas dari dampak Cybersex dari segi kesehatan, Sosial maupun kejiwaan yang ditimbukan, ada beberapa keuntungan cyber sex ini antara lain:

Keuntungan Cyber sex adalah dapat memuaskan beberapa keinginan seksual tanpa risiko penyakit menular seksual (PMS) atau kehamilan. hal ini merupakan cara aman secara fisik bagi orang-orang muda (seperti remaja) untuk bereksperimen dengan pikiran seksual dan emosi.  Selain itu, orang dengan penyakit jangka panjang (termasuk HIV ) dapat terlibat dalam Cyber sex (Cybersex) sebagai cara untuk mencapai kepuasan seksual dengan aman tanpa menempatkan pasangannya pada ancaman risiko penularan

Keuntungan Cyber sex juga memungkinkan kegiatan seskual intim dalam kehidupan yang nyata bagi pasangan yang terpisah secara geografis.  Dalam hubungan yang terpisah secara geografis, dapat berfungsi untuk mempertahankan dimensi seksual dari hubungan di mana pasangan melihat satu sama lain dengan melihat dan mengekplorasi hasrat seksualnya.  Selain itu, dapat memungkinkan pasangan untuk tetap bekerja. Tanpa dibebani penyaluran hasrat seksual secara nyata

Hal ini dapat mengatasi para peserta untuk tidak berfantasi, pada sesuatu hal yang tidak bisa teratasi, dikarenakan (kemungkinan) dalam kehidupan nyata tidak memungkinkan karena keterbatasan fisik atau sosial dan potensi kesalahpahaman, seperti BDSM yang ekstrim(ekspresi seksual yang melibatkan penggunaan konsensual menahan diri, stimulasi sensorik intens, dan daya fantasi dan aturan main) inses, zoophilia atau pemerkosaan.

*** Artikel ini ditujukan untuk memberi pemahaman mengenai pengertian  Cyber sex dan kenyataannya di masyarakat Cyber sex

ADVERTISMENT