Situs Jejaring Sosial Terbaru Akan Membuat Anda Lebih Sosial?

jaringan-sosial1-300x279 Situs Jejaring Sosial Terbaru Akan Membuat Anda Lebih Sosial?

Dampak situs jejaring sosial terbaru

Situs Jejaring Sosial Dan Dampaknya

Hadirnya situs jejaring sosial terbaru seperti twitter, facebook, juga google+ telah membawa warna baru terhadap komunikasi sosial, orang lebih dekat satu sama lainnya, namun apakah ini benar-benar nyata, atau hanya sekedar pengertian yang dangkal? berikut saya mencoba memberikan ulasan bagaimana flatform jejaring sosial apakah menjadikan kita faham mengenai arti sosial sesungguhnya.

mengutip laporan Nielsen baru-baru ini mengatakan bahwa orang Amerika sekarang menghabiskan lebih banyak waktu di jaringan komputer melalui situs jejaring sosial dari pada melirik akun email mereka.  Laporan ini selanjutnya mengatakan bahwa pengguna Internet menghabiskan sekitar 23% dari waktu mereka pada platform jejaring sosial dan hanya sekitar 8,3% dari waktu mereka gunakan untuk sekedar mengecek email. Angka statistik ini sedikitnya menghawatirkan meskipun bukan indikasi bahwa email akan menghadapi kematian mendadak, tapi hal ini menunjukkan penggunaan platform jejaring sosial online meningkat signifikan dibanding penggunaan internet sebagai media informasi lainnya

Platform seperti Facebook sekarang dan telah berubah menjadi ekosistem penuh, di mana pengguna tidak hanya dapat saling berinteraksi dengan teman mereka tetapi juga dapat saling melihat konten yang direkomendasikan, mengunjungi situs web yang disarankan, berbagi link menarik dan bermain game sosial.  Hal ini peningkatan signifikan dalam hal berbagi data pada basis pengguna jaringan tersebut, khususnya pada Facebook, mencapai angka yang sepertinya mustahil dipercaya.  Sementara daya tarik sharing secara online seperti ini disambut baik dan menimbulkan kecanduan yang tidak sehat ke jejaring sosial.

Tidak  jarang kita saksikan orang-orang yang benar-benar kecanduan pada media jejaring sosial online selama berjam-jam dan mempengaruhi bahkan merubah pola prilaku kehiduan sehari-harinya.  Mungkin beberapa orang berpendapat bahwa kecenderungan ini  membawa orang lebih dekat satu sama lainnya, tetapi ada juga sebuah pemikiran yang mengatakan bahwa jaringan ini sangat merusak hubungan interpersonal diantara mereka.  Dengan membocorkan detail  yang tidak penting tentang kehidupan mereka, orang-orang membuka diri terhadap ancaman dan resiko dari jenis baru, dan juga kehilangan sentuhan dengan jejaring realitas.

Duduk terpaku di depan layar komputer selama berjam-jam dan terus-menerus memperbarui/ mengupdate keberadaan dan kegiatan melalui posting status, dan memantau  kegiatan serupa pada orang lain, telah menyebabkan orang tersebut menciptakan realitas palsu bagi diri mereka sendiri. di mana segala sesuatu dalam hidup mereka awalnya sempurna dan pada akhirnya situs jejaring sosial akan menimbulkan dampak yang tidak dapat lagi diukur dengan parameter ilmu pengetahuan modern.

Situs Jejaring Sosial dan Kehidupan

Saya gagal memahami mengenai apa pentingnya  orang orang  memperlihatkan semua sisi kehidupannya kepada orang lain secara terus menerus, sehingga masalah ini tak diragukan lagi akan menimbulkan penilaian  yang sangat kritis terhadap fenomena yang relatif baru ini.

Pada tahap awal, situs jejaring sosial seperti friendster kemudian menyusul media jejaring sosial terbaru lainnya hanya terbatas aksesnya pada komputer, tapi sekarang ini integrasi Sosial Networking Services (SNS) yang menyediakan smartphone memungkinkan situasi di mana Anda akan bisa saling bertemu muka seperti pada dunia yang nyata. hal ini hanya tergantung dari kemampuan alat telepon mobile saja.  Bagaimana hal ini memenuhi syarat sebagai makhluk sosial tetapi pada kenyataannya adalah bahwa jejaring sosial tidak akan sepopuler seperti sekarang ini tanpa gelombang besar smartphone dan layanan data yang cepat selama beberapa tahun terakhir.

Pro dan kontra jejaring sosial telah diperdebatkan dan menjadi agenda tanpa henti oleh para ahli yang kualified, tapi bagi saya, dan bagi banyak orang lain, daya tarik  dari situs jejaring sosial masih tetap misteri.  Salah satu faktor yang paling menjengkelkan dari media jaringan sosial, dan teknologi secara umum, adalah keadaan jatuhnya bahasa dan sastra yang dipicu oleh penggunaan singkatan dan emoticon dan sejenisnya. Sebuah percakapan normal sudah mulai terlihat hanya sebagai  koleksi purba. Internet secara relatif membuat seseorang mengucilkan diri dari pergaulan sosial dan hanya menciptakan kenyamanan rumah belaka. Hal ini susah mengembalikan keadaan seperti situasi semula.

Sutau  catatan terpisah, Seperti tombol di Facebook dan situs jejaring sosial terbaru lainnya adalah cara yang bagus untuk menunjukkan persetujuan Anda untuk memutuskan  kepada siapa saja anda ingin share informasi mengenai diri anda.  tetapi apakah hal ini  benar-benar masuk akal?

Saya baru saja melihat update  status, kadang-kadang orang mengapdatekan statusnya bahwa dirinya telah mengalami  sesuatu peristiwa mengenai kehidupan pribadinya dan menceritakan sesuatu hal yang luar biasa terjadi pada dirinya tentang berbagai hal, bahkan pengalaman dan kelainan pribadi tak urung disertakan dalam statusnya. Saya kadang heran apakah setiap saat telah terjadi sesuatu hal yang luar biasa? Hingga perlu di share ke publik? Saya tidak tahu bagaimana masa depan kita jika yang seharusnya menjadi rahasia pribadi tidak lagi menjadi rahasia, bahkan menjadi konsumsi umum.

Privasi dan Keamanan Gambar Pada Situs Jejaring Sosial

Semua ini bila tanpa memonitoring bahaya yang menginvasi privasi  dan sharing foto universal. Apakah Anda benar-benar ingin seluruh dunia melihat foto Anda dan tentang kehidupan pribadi Anda?  Pencari kerja menghadapi kesulitan-kesulitan karena calon majikan mereka sekarang melihat media jejaring sosial mereka untuk menilai kepribadian calon karyawannya. Kadang majikan  hanya dibuat jijik mengenai konten yang di share pada akun jejaring sosial, Memang, ada pengaturan privasi yang dapat membantu melindungi konten yang dianggap wilayah privat, tetapi akan melalui pengaturan yang rumit dan berurusan dengan update konstan. Dan pengaturan perubahan ini hanya kadang membuat kecewa. Ketika seseorang tag foto Anda tanpa persetujuan, semua orang akan dapat melihat foto profil  tanpa sepengetahuan Anda.

Tak kurang berita-berita TV mengabarkan penipuan melalui media jejaring sosial ini, mulai penipuan bisnis online, hingga kemasalah penculikan anak dan tindakan amoral. Hal ini bisa saja mengintai anda. Ada juga yang telah melaporkan kasus perampokan dan pencurian di rumah-rumah orang yang telah memperbaharui pesan dindingnya dengan status tentang liburan dan keberadaan mereka.  Selain itu, predator dan penguntit dan elemen anti-sosial lainnya juga, mereka memiliki akses ke jaringan ini, sehingga resiko pasti lebih tinggi.  Jejaring sosial adalah tempat berburu yang besar bagi orang seperti ini.

Saya sama sekali tidak ingin merusak popularitas Facebook dan jejaring sosial lainnya, karena jutaan orang di seluruh dunia tidak bisa serentak salah. Platform ini tidak diragukan lagi memiliki manfaat bagi mereka, tetapi menurut pendapat pribadi saya,  keinginan merangkul dunia batasannya sangat tipis penyalah guna platform ini. Saya bukannya tidak senang meihat orang-orang yang memiliki kehidupan semu dan lebih baik daripada saya, dan saya juga tidak menyesali hak-hak individual mereka untuk menjalani hidup dengan cara mereka sendiri, tapi saya hanya ingin mengatakan bahwa saya gagal melihat manfaat situs jejaring sosial ini apakah menjadikan orang lebih sosial?.

Saya juga tidak pungkiri banyak orang yang berhasil sukses dengan media jejaring sosial ini, dan saya salaut pada mereka ini tidak terjerumus dari dampak negatifnya. Nah mengapa tidak kita mengikuti keberhasilan orang-orang sukses seperti ini? Sekarang tinggal anda menentukan sendiri apakan kehidupan sosial anda mendapat manfaat dari situs  jejaring sosial.

ADVERTISMENT